Pengurangan sampah organik menjadi salah satu langkah krusial dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Mendukung gerakan mulia ini, siswa dan siswi Guang Ming School turut berpartisipasi aktif untuk membantu kesuksesan acara Edukasi Pembuatan Cairan Eco Enzyme.
Acara edukatif ini diselenggarakan secara hybrid pada tanggal 7 Mei 2026, berlokasi di STABN Sriwijaya, Tangerang.
Kolaborasi Lintas Institusi untuk Pelestarian Alam
Kegiatan pelestarian lingkungan ini diinisiasi oleh Ditjen Bimas Buddha Kemenag. Untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan komprehensif, acara ini secara khusus menghadirkan pembicara ahli, yakni Juny Leong, seorang relawan dedikatif dari Yayasan Buddha Tzu Chi.
Antusiasme yang tinggi terlihat dari para peserta yang hadir. Ratusan peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa, dosen, serta para penyuluh berkumpul bersama untuk mempelajari cara mengolah limbah organik menjadi cairan serbaguna yang bermanfaat bagi bumi.
Hasil Karya Bersama untuk Bumi
Acara ini sukses menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk satu tujuan: pelestarian lingkungan. Kekompakan dan keberhasilan kegiatan ini tergambar jelas pada penghujung acara.
Seluruh panitia, peserta, relawan Yayasan Buddha Tzu Chi, serta siswa-siswi Guang Ming School berfoto bersama dengan penuh senyum kebanggaan. Tepat di depan mereka, tersusun rapi puluhan botol plastik berukuran besar yang telah terisi penuh oleh cairan eco enzyme hasil karya kolaborasi hari ini.
Semangat kolaborasi pada kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak, khususnya generasi muda, untuk mulai mengolah sampah organik dari rumah mereka masing-masing. Langkah kecil hari ini adalah awal bagi bumi yang lebih sehat esok hari!











